Senin, 20 April 2009

Tumor 80Kg Bersarang Di Tubuh Wanita Rumania

Seorang Wanita Dengan tumor 80 kg akhirnya di operasi



bbc.co.uk

Berat tumor tersebut 176 pon (80 kiogram) – hampir dua kali berat tubuh Lucica Bunghez.

Wanita berusia 47 tahun ini menderita gangguan genetik yang mengakibatkan tumor terus tumbuh di dalam tubuhnya.

Menurut catatan Guinness World Records, tumor terbesar yang pernah diangkat --dan diyakini sebagai yang terbesar hingga saat ini—seberat 302 pon (137 kilogram).

Sejumlah ahli bedah, perawat, dan ahli anestesi dari Amerika Serikat pergi ke Rumania untuk melakukan operasi maraton selama 10 jam di Bucharest’s Floreasca Hospital.

Tim dokter dipimpin oleh Dr McKay McKinnon dari University of Chicago, menawarkan operasi cuma-cuma setelah pemerintah Rumania tak mampu mengeluarkan dana sebesar 300.000 dolar AS jika mengirim Lucica ke Amerika untuk menjalani operasi.

Tumor tersebut menutupi sebagian besar punggung wanita malang itu, terus ke bawah sampai separuh pahanya, nyaris terlihat seperti “rok” bagi Lucica.

ananova.com
Sebelum tumor raksasa itu berkembang biak, Lucica bekerja sebagai penjual kue. Ia menderita penyakit genetik yang cukup jarang terjadi, yakni Von Recklinghausen.

Tumor tersebut awalnya hanya gumpalan kecil, yang muncul ketika Lucica berusia 22 tahun.

Ia pernah menjalani operasi pengangkatan sewaktu tumornya mencapai berat 15 kilogram. Tetapi, tumor tersebut muncul lagi, dan tumbuh semakin cepat dan besar dibanding sebelumnya.

Semenjak itu, selama tiga tahun, ia selalu berada di tempat tidur dan tak mampu mengurus dirinya sendiri. Tumor itu menyerap darah dan nutrisi dalam tubuhnya seperti parasit raksasa.

Tim dokter memperingatkan, operasi pengangkatan kali ini sama seperti yang pertama, tidak menjamin sepenuhnya tumor di tubuh Lucica tidak tumbuh lagi. Kemungkinan malah tumbuh semakin agresif.

Pada tahun 2000, tim Dr McKay McKinnon berhasil mengangkat tumor seberat 90 kilogram --yang diakibatkan gangguan genetik yang sama-- pada seorang wanita asal Wyoming, Amerika Serikat.

0 Comments:

Poskan Komentar